Tips Memilih Fintech yang Aman untuk Pelaku UMKM

Tips Memilih Fintech yang Aman untuk Pelaku UMKM

Masyarakat mungkin tidak asing lagi dengan istilah fintech (financial technology). Perkembangan teknologi digital telah menghadirkan beragam inovasi terbaru, tidak terkecuali dalam bidang keuangan yang kini bisa diakses dengan sangat mudah.

Tak bisa dimungkiri, kehadiran fintech telah memberi banyak keuntungan termasuk membantu para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk tetap eksis dan bertahan di tengah kondisi pandemi Covid19 yang melanda dunia.

Bantuan yang diberikan juga beragam, seperti pinjaman UMKM tanpa jaminan, kemudahan dalam hal pembayaran, serta memberi berbagai solusi terkait keuangan lainnya.

Cara Fintech Bantu Pelaku UMKM untuk Berkembang

Untuk bisa mengembangkan usahanya, para pelaku UMKM tentu saja memerlukan pinjaman modal. Berikut cara yang dilakukan fintech untuk membantu mereka:

Memberi Layanan Pinjaman tanpa Ribet

Kalau sebelumnya urusan pinjaman harus melalui bank dengan segala persyaratan yang rumit, kini dengan hadirnya fintech semua urusan dipermudah. Pelaku UMKM bisa memperoleh pinjaman modal usaha tanpa jaminan, prosesnya cepat dan dilakukan secara online. Dalam hal dokumen persyaratan pun tidak memberatkan.

Urusan Pembayaran Mudah dan Aman

Tidak ada lagi yang namanya kerumitan jika ingin melakukan pembayaran tagihan di fintech. Segala sesuatu bisa mudah dilakukan dengan sistem keamanan canggih. Peraturan yang diberikan pun setara perbankan. Untuk melakukan pengecekan pembayaran, Anda cukup melakukannya melalui gadget dalam hitungan menit saja.

Jangan Asal Pilih Fintech

Dengan makin banyaknya pelaku UMKM yang berlomba memanfaatkan keuntungan yang ditawarkan fintech, kini banyak bermunculan fintech-fintech ilegal dan tidak bertanggung jawab yang sudah mengakibatkan banyak nasabah rugi.

Agar tidak menjadi korban berikutnya, berikut tips memilih fintech yang aman bagi pelaku UMKM:

Cek Apakah Resmi dan Terdaftar di OJK

Mengutip pernyataan Sekjen Kemkominfo RI Rosarita Niken Widiastuti melalui laman kominfo.go.id, ia mengimbau agar pelaku UMKM bijak dan berhati-hati mengajukan pinjaman online khususnya di fintech peer to peer lending tertentu. Harus dipastikan apakah fintech tersebut sudah terdaftar dan mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI. Jika tak berhati-hati, cicilan pinjaman malah mencekik.

Sesuai data di laman OJK, hingga Oktober 2021 terdapat 104 penyelenggara fintech lending yang terdaftar dan berizin di Indonesia. Untuk memperoleh data terperinci 104 fintech tersebut, silakan cek di sini

Memberi Kemudahan Persyaratan

Fintech yang berorientasi memberi solusi keuangan bagi pelaku UMKM akan memberi kemudahan dalam hal persyaratan serta menyediakan berbagai pilihan jangka waktu pembayaran yang disesuaikan dengan kemampuan membayar nasabah.

Transparan dalam Hal Biaya dan Bunga

Fintech legal selalu transparan merinci biaya dan bunga yang dikenakan untuk nasabah. Rata-rata suku bunga pinjaman yang diberikan tidak lebih dari 4%. Mereka juga menyediakan fitur simulasi pinjaman sehingga Anda sebagai nasabah bisa mengukur berapa besaran cicilan dan biaya yang harus dibayar.

Memiliki Website dan Aplikasi Resmi

Salah satu persyaratan bagi fintech legal adalah memiliki laman website dan aplikasi resmi. Aplikasi tentu saja bisa dengan mudah Anda temukan di toko aplikasi yang ada di ponsel pintar Anda. Sementara untuk website resmi, biasanya dimanfaatkan sebagai media informasi terkait pinjaman online dan penawaran berbagai produk layanan keuangan untuk diketahui masyarakat luas.

Menyediakan Layanan Konsumen

Fintech legal selalu menyediakan layanan konsumen yang bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat. Layanan konsumen yang dimaksud misalnya nomor customer service, alamat email serta alamat lengkap kantor.

Kehati-hatian dalam memilih penyelenggara fintech sangat menentukan keamanan dan kenyamanan Anda sebagai pelaku UMKM dalam mengajukan pinjaman. Anda tidak akan dirugikan hanya karena terjebak iming-iming fintech ilegal. Jika masih bingung menentukan pilihan fintech mana yang aman, pinjaman modal usaha Finmas bisa menjadi pilihan.

Related Post